“ Kontraktor yang bermasalah dan mengecewakan masyarakat khususnya di wilayah lingkungan Pemerintahaan (lingkup) Pendidikan Deiyai, jangan lagi di pakai untuk melakukan kegiatan proyek fisik di wilayah Kabupaten Deiyai,”demikian di tegaskan oleh beberapa perwakilan guru-guru SD, SMP dan SMA Kabupaten Deiyai, ketika bertatap muka dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deiyai, Johanes Adii, S.Pd di aula Dinas PKPO jalan Trans Waghete II Distrik Tigi Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua, Senin (10/5-2010).
Menurut mereka (para guru), berdasarkan pengalaman sebelumnya ketika Waghete (Deiyai saat ini-red) yang saat itu masih bergabung dengan Kabupaten induk Paniai, ada salah satu kontraktor yang menangani pengadaan bahkan pembangunan fisik bangunan ruang sekolah SD, SMP bahkan SMA tidak dikerjakan dengan baik, dan malah di lakukan setengah-setengah dari pagu dana (anggaran) yang di berikan, akhirnya kualitas dari bangunan yang di kerjakan kontraktor itu tidak bertahan lama bahkan ada yang bangunannya sudah miring akibat dari pondasinya yang di bangun tidak kuat, seperti salah satunya di SD YPPK Meyepa distrik Tigi Barat.
“Kami sangat kecewa sekali, misalnya saja untuk bangunan fisik ruang sekolah di kampung Tenedagi distrik Tigi Barat saja, dimana setiap material yang di angkut oleh masyarakat lokal tidak di bayar kontraktor itu sampai dengan saat ini dan masih meninggalkan hutang kepada masyarakat lokal sebesar 70 juta. Dan juga salah satu bangunan yang terlihat sudah miring akibat pondasinya tidak kuat sekali,”jelas Pak Pakage salah satu Kepala Sekolah SD YPPGI Tenedagi, saat menyampaikan isi\ hatinya bersama rekan-rekan guru-guru lainnya kepada Kepala Dinas PKPO Kabupaten Deiyai.
Lebih jauh di harapkan mereka dengan tegas kepada Pemkab Deiyai melalui dinas Pendidikan bahwa kontraktor semacam ini jangan lagi di pakai di Deiyai khususnya di lingkup wilayah pendidikan. Dan pokoknya kontraktor tersebut harus dapat bertanggung jawab kepada masyarakat sesuai dengan keluhan masyarakat.
Jangan Terhasut oleh Provokator
Dalam kesempatan itu, menanggapi keluhan dari para guru-guru tersebut, Kepala Dinas PDPO Kabupaten Deiyai, Johanes Adii, S.Pd mengatakan bahwa di tahun 2010 ini ada beberapa sekolah yang akan di lakukan Pembangunan Penambahan Ruang Kelas, Pembangunan Bangunan Perpustakaan dan Pengadaan Meubelair (Kursi+Meja). Untuk itu diharapkan agar setiap sekolah yang akan mendapatkan proyek tersebut harap diterima dengan baik. Sementara beberapa kegiatan pembangunan lainnya telah dimasukan pihaknya dalam APBD 2011 mendatang.
Dan untuk keluhan dari guru-guru mengenai kontraktor yang bermasalah, jelas-jelasnya akan tidak di pakai di Kabupaten Deiyai hentah itu Kontraktor Papua maupun Non Papua, karena hal ini demi pembangunan Kabupaten Deiyai kedepan dan diharapkan semua guru tidak boleh ikut terhasut oleh oknum-oknum yang akan mengacaukan kabupaten Deiyai alias sebagai Provokator.
“Pokoknya apa yang di sampaikan oleh guru-guru, telah kami pahami dan sudah berfikir kearah itu, untuk tidak lagi memberikan proyek kepada setiap kontraktor yang bermasalah sebelumnya di Kabupaten Deiyai, ketika dahulu belum menjadi kabupaten saat ini,”tegas Kepala Dinas Pendidikan sembari mengahkiri komentarnya di hadapan para guru-guru…..Semoga ..!!! (Jemmy Gerson Adii)
PSD Demak
-
Rekor musim ke musim
← Revisi sebelumnya Revisi per 4 Februari 2026 10.21
Baris 61: Baris 61:
* 2022 [[Liga 3]] Peringkat 3 Grup M (Regional Jateng)
* 2...
13 jam yang lalu