
Bertempat di lapangan bola kaki Waghete Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Sabtu (24/7) beberapa waktu lalu, yang berlangsung siang hingga sore itu, Bupati Kabupaten Deiyai, Drs. Blasius Pakage dan di dampingi beberapa Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), secara langsung membayarkan uang lokasi Bandara berkelas Internasional Mini baru sebesar Rp. 3 Milyard (untuk tahap ke-tiga), dan tahap kedua (akhir-red) untuk pembayaran uang lokasi tanah bangunan perkantoran Deiyai sebesar Rp. 1,6 Milyard.
Sesuai pantauan media ini di lokasi tersebut pengamanan dilakukan secara ketat oleh SATPOL PP dan Brimob dengan tujuan guna mengamankan jalannya acara pembayaran serimonial uang lokasi bandara dan lokasi perkantoran.
Selain itu pula, nampak terlihat sekitar kurang lebih 500-an masyarakat Tigi memadati lokasi itu, yang tidak lain bertujuan untuk turut menyaksikan langsung jalannya serimonial pembayaran uang untuk dua lokasi dari Pemerintah Daerah (Pemda) yang diwakili oleh Bupati, Drs. Blasius Pakage kepada masyarakat yang di wakili oleh beberapa marga diantaranya Mote (perwakilan empat kelompok-red) untuk Lokasi Perkantoran dan marga Pakage, Adii, Kotouki dan Mote untuk lokasi Bandara berkelas Internasional mini itu.
Pasalnya, pembayaran uang Bandara berkelas Internasional Mini yang di lakukan lebih awal, usai itu baru dilanjutkan lagi dengan pembayaran tahap kedua pembayaran uang lokasi tanah perkantoran Pemkab Deiyai. Dan kedua pembayaran itu secara terpisah di lakukan penandatangan berita acara pembayarannya alias penandatangan hitam diatas putih, sebelum proses pembayaran berlansung.
Pada kesempatan itu Bupati Deiyai, Drs. Blasius Pakage mengatakan terima kasih banyak atas kesabaran dari masyarakat pemilik lokasi Bandara dan lokasi perkantoran hingga sampai dengan tahap pembayarannya hari ini (Sabtu, 24-7-2010).
Dijelaskan Bupati Pakage bahwa uang yang di serahkan kepada masyarakat itu pertanda bahwa telah usainya pembayaran tanah, maka tidak lama lagi papan nama proyek akan di pajang di kedua lokasi tersebut, yang paling utama di areal lokasi perkantoran Kabupaten Deiyai.
“Jika kalau kami dari pihak pemerintah sudah memasang papan proyek, berarti tidak lama lagi lokasinya akan di gusur dan pembangunan fisik tahap pertama akan mulai di laksanakan pembangunannya oleh pihak ketiga (kontraktor) yang menang lelang, terutama fokus utama yakni lokasi perkantoran.”kata Bupati dalam arahannya di tengah-tengah acara serimonial pembayaran uang tersebut.
Salah satu perwakilan dari Kepala Suku Deiyai, Bpk.Markus Kotouki kepada pihak pemerintah melalui Bupati dan Pimpinan SKPD saat pembayaran itu mengatakan bahwa pihaknya siap mengamankan masyarakatnya supaya jika ada persoalan apapun ditengah-tengah masyarakat, supaya persoalan itu akan dapat di selesaikannya di rumah adat (Yameowa), hasil dari itu baru akan diteruskan rekomendasinya kepada pemerintah.
“Selama ini, ketika hadirnya Kabupaten Deiyai ada persoalan di masyarakat selalu langsung sasarannya kepada pemerintah, untuk hal ini, kami sebagai masyarakat adat akan siap bertanggung jawab untuk menangani persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat di rumah adat,”tegasnya seraya mendapatkan aplaus dari semua masyarakat bahkan pihak pemerintah setempat….!!! (jga)
PSD Demak
-
Rekor musim ke musim
← Revisi sebelumnya Revisi per 4 Februari 2026 10.21
Baris 61: Baris 61:
* 2022 [[Liga 3]] Peringkat 3 Grup M (Regional Jateng)
* 2...
12 jam yang lalu