.jpg)
Hampir menjelang beberapa pekan, aktivitas proses belajar mengajar (PBM) di SMP Negeri Ayatei Distrik Tigi Barat di hentikan. Hal itu di akibatkan terjadinya pemalangan yang di lakukan oleh sejumlah anak-anak murid sekolah tersebut, akibat ketidaklulusan mereka pada Ujian Nasional tahun 2010 ini.
Pemalangan akhirnya di buka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Kadin Dikbudpora) Kabupaten Deiyai, Johanis Adii, S.Pd usai bertatap muka di depan halaman SMP Negeri Ayatei dengan Kepala Sekolah setempat, Guru, Senior pendidikan dan beberapa Tokoh Pemuda, pada Sabtu (21/8) Siang lalu di Ayatei Distrik Tigi Barat, dan merekalah yang turut menyaksikan jalannya pembukaan palang sekolah tersebut oleh kadin Dikbudpora Deiyai.
Usai palang di buka, di hadapan Kepsek, Staf dan beberapa masyarakat, Kadin Dikbudpora Deiyai, Johanis Adii, S.Pd mengatakan “Berdasarkan keterangan di lapangan pemalangan itu dilakukan oleh anak-anak murid saat pengumuman keberhasilan karena tidak lulus ujian nol persen, maka secara resmi atas nama pemerintah setempat dalam hal ini Pimpinan Pendidikan Kabupaten Deiyai membuka palang tersebut. Jika sebaliknya kalau orang tua yang palang berarti saya tidak berani buka, tetapi karena anak-anak binaan kami yang palang dalam keadaan marah, maka saya ambil tindakan untuk membuka palang, supaya tidak menggangu proses PBM kedepan di sekolah ini.”
“Masalah palangnya SMP Negeri Tigi Barat di Ayatei ini, kita merasa sangat rugi apabila anak-anak itu tidak dihargai dan tidak mendapatkan pengetahuan, karena bangsa ini menginginkan supaya setiap anak bangsa diwajibkan memiliki pengetahuan yang semaksimal mungkin. Pasalnya, ketidakberhasilan dari anak-anak itu kembali kepada kepribadian anak-anak itu sendiri, dan juga diakibatkan karena kekurangan tenaga pengajar.”tegas John Adii ketika memberikan arahan di dalam ruangan sekolah tersebut, saat bertatap muka dengan Kepala Sekolah dan Staf SMP Negeri Ayatei serta sejumlah elemen masyarakat palang di buka.
Dikatakanya lebih lanjut bahwa jika kalau tenaga pengajar itu tidak lengkap sesuai dengan pelajaran yang ada bisa terjadi juga seperti itu. Guru-guru yang ada ini bidang mengajarnya bahasa inggris. Sementara disekolah itu bukan semua pelajaran yang dipelajari oleh Kepala Sekolah, begitupun juga dengan staf dan guru-guru lain yang juga bidangnya sendiri-sendiri.
“Jadi penyebab anak itu tidak berhasil juga tergantung pengajar, artinya bukan mereka tidak mampu tetapi bidangnya tentunya masing-masing. Kalau kelulusan itu menonjol apabila guru mata pelajaran ujian nasional tidak lengkap bisa saja terjadi demikian. Dan hal itu pun terjadi di seluruh indonesia tahun 2010 ini, dimana total keseluruhan sekolah-sekolah yang tidak lulus nol persen berjumlah sebanyak 240-an,”jelas Bapa yang pernah mengabdi puluhan tahun di Kabupaten Jayawijaya ini.
Diakhir arahannya, Adii mengatakan sebagai harapan dari kita semua baik pemerintah maupun masyarakat bahwa anak-anak bangsa kedepan itulah yang kita harus didik mereka, supaya mereka harus lebih pintar dan mereka bisa memajukan pendidikan ini kedepan khususnya di kabupaten Deiyai.
Maka dengan demikian, sekarang yang menjadi pekerjaan rumah bagi kita di Pendidikan Deiyai yakni membenahi serta melengkapi apa yang menjadi kekurangan di dunia Pendidikan Deiyai, misalnya saja penambahan Guru-Guru mata pelajaran inti seperti Ipa, Mate-Matika, Fisika, Bahasa Ingg, ris untuk tingkat SD, SMP dan SMA/SMK serta melengkapi semua bangunan sekolah, mes guru, perpustakaan dan perlengkapan buku-buku serta lainnya yang menyangkut pendidikan.
Ditempat terpisah Kepala Distrik Tigi Barat, Frans Bobii ketika dikonfirmasi media ini, Minggu (22/8) mengatakan sangat berterima kasih sekali karena Kepala Dinas Dikbudpora Deiyai bisa turun langsung ke lapangan untuk melihat langsung situasi dan kondisi (sikon) gedung sekolah yang di palang tersebut.
Untuk sekolah itu, Kata Frans Bobii. “Terjadi nol persen selama dua tahun dan akan juga imbasnya dengan sekolah-sekolah lainnya, jika kalau tidak diambil langkah oleh pihak pendidikan menyangkut perkecilnya sekolah-sekolah yang ada, supaya pendidikan itu bisa berjalan dengan baik, tidak hanya SMP tetapi juga harus ada pada tingkatan SD maupun juga SMA/SMK”.
“Terkesan bahwa mereka yang berkelas enam itu adalah mereka yang ambisi untuk menjadi kepala sekolah. Ini yang membuat kita pihak pemerintahan distrik dan pihak Pendidikan Kabupaten selama ini pusing untuk memikirkannya.”tegas Kadis Tigi Barat mengakhiri komentarnya dengan media ini. ……. (jga)
Me
Stock Pengunjung...!!
My Mesages
Your Mesages..!!
Category
My Site
-
PSD Demak - Rekor musim ke musim ← Revisi sebelumnya Revisi per 4 Februari 2026 10.21 Baris 61: Baris 61: * 2022 [[Liga 3]] Peringkat 3 Grup M (Regional Jateng) * 2...12 jam yang lalu
-
Termasuk Williams Bersaudara, 4 Bintang Athletic Bilbao Dipastikan Absen Lawan MU - Athletic Bilbao telah mengumumkan daftar pemain mereka yang berangkat ke Inggris untuk menghadapi Manchester United.8 bulan yang lalu
-
Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi Tembus 20 Ribu - *Liputan6.com, Bekasi -* Jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat ini tembus di atas 20.000 kasus. Be...4 tahun yang lalu
-
Grosir pakaian Anak - mangga dua merupakan di antara pusat perbelanjaan yang ada di ibukota jakarta, letak dari pusat perbelanjaan ini ada di tempat jakarta utara. dapat disebut...10 tahun yang lalu
-
JOKOWI SETUJU PAPUA REFERENDUM - Sebuah berita cukup menarik termuat di www.gebraknews.com dengan judul “JOKOWI SETUJU REFERENDUM PAPUA MERDEKA” menjadi berita yang perlu dicermati , ka...11 tahun yang lalu
-
48 Orang Terjangkit HIV/Aids - *Solopos.com*, 26 Agustus 2013 *WONOGIRI *-- Sebanyak 48 orang di terjangkit virus HIV/Aids. Tiga orang di antaranya adalah penderita baru atau baru diket...12 tahun yang lalu
-
VISI TUHAN UNTUK GEREJA KINGMI PAPUA - VISI TUHAN UNTUK GEREJA KEMAH INJIL (KINGMI) DI TANAH PAPUA “BEKAS ANAK –ANAK PENGUASA BUMI PEGUNUNGAN PAPUA” Suatu Penglihatan Dari Ev. Petrus Giay 29 Mar...16 tahun yang lalu
-
-
-
-
-
-
-
-
-
My Arsip Blog
- Nov 23 (1)
- Nov 24 (4)
- Nov 25 (1)
- Nov 26 (1)
- Des 02 (1)
- Des 08 (2)
- Des 20 (1)
- Des 23 (1)
- Des 27 (1)
- Des 28 (2)
- Feb 08 (3)
- Feb 09 (7)
- Feb 14 (1)
- Feb 16 (6)
- Feb 18 (2)
- Feb 24 (3)
- Feb 28 (1)
- Mar 06 (1)
- Mar 08 (1)
- Mar 09 (1)
- Apr 13 (2)
- Apr 19 (1)
- Apr 27 (1)
- Mei 06 (1)
- Jun 08 (2)
- Jun 10 (1)
- Jul 06 (3)
- Jul 12 (1)
- Jul 14 (1)
- Jul 17 (1)
- Agu 29 (1)
- Sep 11 (1)
- Sep 17 (1)
- Okt 31 (1)
- Nov 01 (1)
- Jan 11 (1)
- Mar 01 (12)
- Mar 30 (1)
- Mar 31 (1)
- Apr 14 (1)
- Apr 18 (1)
- Mei 07 (1)
- Mei 10 (1)
- Mei 12 (2)
- Mei 28 (3)
- Jun 02 (1)
- Jun 24 (1)
- Jul 07 (1)
- Jul 30 (1)
- Jul 31 (1)
- Agu 10 (2)
- Agu 21 (1)
- Agu 22 (2)
- Sep 12 (1)
- Okt 15 (6)
- Okt 25 (3)
- Okt 27 (3)
- Okt 29 (2)
- Nov 02 (1)
- Nov 03 (2)
- Nov 17 (1)
- Des 22 (1)
- Jan 16 (2)
- Feb 04 (1)
- Mar 15 (3)
- Mar 20 (4)
- Mar 23 (1)
- Mar 27 (4)
- Mei 25 (1)
- Jun 17 (1)
- Jul 14 (2)
- Agu 04 (4)
- Agu 05 (1)
- Agu 07 (1)
- Agu 14 (1)
- Agu 17 (3)
- Sep 04 (3)
- Sep 06 (4)
- Sep 27 (3)
- Okt 13 (1)
- Okt 22 (3)
- Nov 09 (1)
- Nov 26 (3)
- Mar 23 (15)
- Mei 16 (1)
- Jun 05 (2)
- Jun 13 (1)
- Jun 24 (2)
- Sep 16 (1)
- Okt 11 (2)
- Agu 11 (1)
- Sep 16 (1)
- Sep 29 (1)
- Mar 23 (5)
- Jul 27 (13)
- Agu 27 (37)
- Agu 29 (4)
- Mei 28 (1)
- Nov 26 (1)
News from Detik
God Bless You All and Me
22 Agustus 2010
Kadin Dikbudpora Deiyai buka Palang SMP Ayatei, disaksikan Kesek, Guru dan sejumlah Masyarakat
Diposkan oleh
putra peteng papua
di
07.12
0
komentar
Label: KEGIATAN PEMKAB DEIYAI, PENDIDIKAN
Bupati Deiyai : ” Tugas dan Tanggung Jawab kita semua berlandaskan Pengabdian ”
“Sebagai warga Kabupaten Deiyai kita pun memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama khususnya dalam membangun kabupaten kita ini dari berbagai ketertinggalan terutama di bidang pembangunan berupa apapun. Dan jika bila kita gambarkan atau ibaratkan pembangunan itu sama dengan uang logam yang sama sisi dan saling melengkapi dengan yang lainnya,”demikian di katakan Bupati Kabupaten Deiyai, Drs. Blasius Pakage saat memberikan pidato kenegaraan pada peringatan upacara bendera HUT RI ke-65 (Selasa, 17-08-2010) belum lama ini di Lapangan Bola Kaki Waghete, Distrik Tigi Kabupaten Deiyai.
Untuk itu, kata Bupati Pakage patut di lakukan kembali peranan tugas dan tanggung jawab birokrasi dilandasi pengabdian serta pimpinan birokrasi diharapkan harus memberikan koreksi serta kontribusi yang baik kepada masyarakat melalui pembangunan yang sudah, sedang dan akan terus dilakukan di daerah ini, sebab yang telah kita lakukan dalam hidup harus sesuai dengan talenta dan potensi kita masing-masing.
Dengan demikian. Kata orang nomor satu pada pemerintahaan Kabupaten Deiyai ini yakni, pentingnya meningkatkan pembangunan dengan memberlakukan atau mengutamakan prospektif, proyektif dan sejauh mana langkah-langkah dalam mengikuti penurunan perubahaan melalui karya nyata kita bagi daerah bangsa ini terutama kabupaten Deiyai saat ini dan kedepannya. Oleh sebab itu, maka tugas utama kita selanjutnya adalah melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan artinya dengan semangat talenta dan profesi serta tanggung jawab, kita menyadari terutama masih sangat banyak terjadi disekitar kita, hal-hal yang negatif diantaranya bencana alam, kerusakan lingkungan, pengaruh global, praktek kriminalitas sampai dengan ancaman-ancaman lainnya.
”Berbagai upaya kita perjuangkan untuk masyarakat sesuai kebijakan pemerintah daerah kabupaten Deiyai melalui visi dan misi tersebut yang akan dilakukan secara bertahap, diantaranya. Pertama, Peningkatan ketagwaan kepada Tuhan yang Maha Esa. Kedua, Peningkatan kualitas SDM di aparatur terhadap masyarakat gunung. Ketiga, Peningkatan kualitas kesehatan dan perbaikan gizi masyarakat. Keempat, Perbaikan ekonomi kerakyatan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kelima, Menjadikan Kabupaten Deiyai yang terbuka dari terisolasi daerah tertentu dan jembatan dalam menghubungkan distrik yang satu dengan distrik yang lain.
Keenam, Dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahaan dan pembangunan sebagai kabupaten Deiyai yang baru berusia satu tahun telah meletakan pondasi supaya letak kerja Bupati Carateker diantaranya seperti : Menata Kelembagaan dan Organisasi. Membuat SKPD. Melantik dan menetapkan pejabat teras. Menata perkantoran dan administrasi. Dan membentuk serta melantik anggota dewan yang sebagaimana akan di lakukan dalam waktu dekat.”ujar Bupati Deiyai......(jga)
Diposkan oleh
putra peteng papua
di
00.41
0
komentar
Label: KEGIATAN PEMKAB DEIYAI
My Number NPWP
My Daily
About Me
Blog Organisasi
-
Rapat Kerja Sinode GKII Wilayah I Papua - Rapat Kerja I Sinode GKII Wilayah I Papua akan dilaksanakan pada hari Selasa 11-14 Juli 2017 bertempat di Gedung Serba Guna GKII Bethesda yang terletak di ...8 tahun yang lalu
-
Mari Rebut Kembali Pasar. - Peningkatan kehidupan ekonomi masyarakat Papua hingga sampai saat era modern ini perlu mendapat perhatian penuh. Selama ini orang Papua asli hanya menjadi...16 tahun yang lalu
-
-
-
-
Please Your Respon..?
Peta Kunjungan