Pasca penemuan mayat di belakang Kafe Kuning Pantai Maf, situasi Nabire berubah mencekam karena pihak korban membumihanguskan kios-kios termasuk warung makan dan kafe di sekitar lokasi kejadian.
Johni Wenda (30) ditemukan tewas, Minggu (24/5). Pria suku Lani itu diduga tewas dibunuh karena terdapat bekas goresan alat tajam di bagian tangan, perut dan dada. Lehernya bahkan nyaris putus dipenggal.
Keluarga korban dibawah pimpinan Kepala Suku Lani di Nabire, Ayub Wonda melampiaskan kemarahannya dengan membakar kios dan warung-warung. Warga Morgo panik dan berusaha menyelamatkan diri karena tersiar isu akan ada penyerangan balik dari pihak korban.
Kasus ini kemudian ditangani aparat keamanan dari Polres Nabire.
Di saat sedang melakukan penyidikan dengan meminta keterangan dari beberapa saksi dan menghadirkan keluarga korban, muncul lagi kasus tabrakan beruntun yang menewaskan salah satu warga. Korban diarak massa dari RSUD Nabire menuju Markas Polres Nabire. Situasi langsung mencekam, Nabire lengang. Apalagi aparat melepaskan beberapa kali tembakan ke udara dan melakukan penyisiran dari rumah ke rumah menyita alat-alat tajam.
Wakil Kepala Kepolisian Resort Nabire, Kompol. Gatot Suprasetya yang memimpin langsung penyisiran, mengatakan, kedua masalah tersebut harus ditangani secara terpisah. Motif dan jenis kejadiannya berbeda. Oleh sebab itu, keluarga korban diminta tidak ikut mencampuradukan persoalan. Warga tetap tenang untuk menghindari pihak ketiga memanfaatkan kesempatan.
“Kita semua jaga keamanan dan ketetiban, jangan ada pihak lain manfaatkan kesempatan untuk membuat Nabire kacau,” ujarnya.
Khusus kasus tewasnya Johni Wenda, pihak Polres Nabire telah menghadirkan saksi bersama keluarga korban di Aula Bhayangkari. Pertemuan dihadiri Kepala suku Lani, Ayub Wonda dan Kepala Suku wilayah Papua Tengah, Jakobus Dodopou Muyapa. Ini dilakukan untuk mengungkap pelaku sebenarnya.
Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nabire, AKP. Bagas Windigo, ada 7 orang saksi yang telah dimintai keterangan. “Dan kami sudah amankan satu orang yang diduga pelaku,” katanya.
Wakapolres menambahkan, kasus ini belum final karena masih dalam penyidikan lebih lanjut. Sesuai keterangan para saksi, Ayi (31) diduga sebagai pelaku pembunuhan. Pria pengangguran yang konon sedang stress itu dijadikan pelaku. Tapi keluarga korban belum puas dan masih meragukan keterangan para saksi.
Selain kasus pembunuhan, Polres Nabire juga sedang menangani kasus tabrakan. “Warga tidak usah terpancing dengan isu-isu tidak bertanggungjawab. Kita semua jaga Nabire tetap aman dan damai,” pinta Gatot…….!!! (Jubi/Papua Pos Nabire/Markus You)
Me
Stock Pengunjung...!!
My Mesages
Your Mesages..!!
Category
My Site
-
PSD Demak - Rekor musim ke musim ← Revisi sebelumnya Revisi per 4 Februari 2026 10.21 Baris 61: Baris 61: * 2022 [[Liga 3]] Peringkat 3 Grup M (Regional Jateng) * 2...12 jam yang lalu
-
Termasuk Williams Bersaudara, 4 Bintang Athletic Bilbao Dipastikan Absen Lawan MU - Athletic Bilbao telah mengumumkan daftar pemain mereka yang berangkat ke Inggris untuk menghadapi Manchester United.8 bulan yang lalu
-
Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi Tembus 20 Ribu - *Liputan6.com, Bekasi -* Jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat ini tembus di atas 20.000 kasus. Be...4 tahun yang lalu
-
Grosir pakaian Anak - mangga dua merupakan di antara pusat perbelanjaan yang ada di ibukota jakarta, letak dari pusat perbelanjaan ini ada di tempat jakarta utara. dapat disebut...10 tahun yang lalu
-
JOKOWI SETUJU PAPUA REFERENDUM - Sebuah berita cukup menarik termuat di www.gebraknews.com dengan judul “JOKOWI SETUJU REFERENDUM PAPUA MERDEKA” menjadi berita yang perlu dicermati , ka...11 tahun yang lalu
-
48 Orang Terjangkit HIV/Aids - *Solopos.com*, 26 Agustus 2013 *WONOGIRI *-- Sebanyak 48 orang di terjangkit virus HIV/Aids. Tiga orang di antaranya adalah penderita baru atau baru diket...12 tahun yang lalu
-
VISI TUHAN UNTUK GEREJA KINGMI PAPUA - VISI TUHAN UNTUK GEREJA KEMAH INJIL (KINGMI) DI TANAH PAPUA “BEKAS ANAK –ANAK PENGUASA BUMI PEGUNUNGAN PAPUA” Suatu Penglihatan Dari Ev. Petrus Giay 29 Mar...16 tahun yang lalu
-
-
-
-
-
-
-
-
-
My Arsip Blog
- Nov 23 (1)
- Nov 24 (4)
- Nov 25 (1)
- Nov 26 (1)
- Des 02 (1)
- Des 08 (2)
- Des 20 (1)
- Des 23 (1)
- Des 27 (1)
- Des 28 (2)
- Feb 08 (3)
- Feb 09 (7)
- Feb 14 (1)
- Feb 16 (6)
- Feb 18 (2)
- Feb 24 (3)
- Feb 28 (1)
- Mar 06 (1)
- Mar 08 (1)
- Mar 09 (1)
- Apr 13 (2)
- Apr 19 (1)
- Apr 27 (1)
- Mei 06 (1)
- Jun 08 (2)
- Jun 10 (1)
- Jul 06 (3)
- Jul 12 (1)
- Jul 14 (1)
- Jul 17 (1)
- Agu 29 (1)
- Sep 11 (1)
- Sep 17 (1)
- Okt 31 (1)
- Nov 01 (1)
- Jan 11 (1)
- Mar 01 (12)
- Mar 30 (1)
- Mar 31 (1)
- Apr 14 (1)
- Apr 18 (1)
- Mei 07 (1)
- Mei 10 (1)
- Mei 12 (2)
- Mei 28 (3)
- Jun 02 (1)
- Jun 24 (1)
- Jul 07 (1)
- Jul 30 (1)
- Jul 31 (1)
- Agu 10 (2)
- Agu 21 (1)
- Agu 22 (2)
- Sep 12 (1)
- Okt 15 (6)
- Okt 25 (3)
- Okt 27 (3)
- Okt 29 (2)
- Nov 02 (1)
- Nov 03 (2)
- Nov 17 (1)
- Des 22 (1)
- Jan 16 (2)
- Feb 04 (1)
- Mar 15 (3)
- Mar 20 (4)
- Mar 23 (1)
- Mar 27 (4)
- Mei 25 (1)
- Jun 17 (1)
- Jul 14 (2)
- Agu 04 (4)
- Agu 05 (1)
- Agu 07 (1)
- Agu 14 (1)
- Agu 17 (3)
- Sep 04 (3)
- Sep 06 (4)
- Sep 27 (3)
- Okt 13 (1)
- Okt 22 (3)
- Nov 09 (1)
- Nov 26 (3)
- Mar 23 (15)
- Mei 16 (1)
- Jun 05 (2)
- Jun 13 (1)
- Jun 24 (2)
- Sep 16 (1)
- Okt 11 (2)
- Agu 11 (1)
- Sep 16 (1)
- Sep 29 (1)
- Mar 23 (5)
- Jul 27 (13)
- Agu 27 (37)
- Agu 29 (4)
- Mei 28 (1)
- Nov 26 (1)
News from Detik
God Bless You All and Me
28 Mei 2010
Empat Hari Mencekam, Nabire Kembali Kondusif
Diposkan oleh
putra peteng papua
di
21.22
0
komentar
Label: HUKUM DAN HAM
Selasa (1/6) ini, Dana LP akan di cairkan DPKPO Kabupaten Deiyai
Rupanya yang di gumuli oleh guru-guru mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK di lingkungan pendidikan Kabupaten Deiyai menyangkut hak-hak mereka, salah satunya seperti uang Lauk-Pauk (LP), akan terlebih dulu di cairkan dan di bayarkan pihak Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui instansi teknis yakni Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (DPKPO) Kabupaten Deiyai kepada mereka (staf di kantor dan guru-guru di lapangan).
Informasi tersebut diterima media ini (Putra Peteng Blog), Sabtu (29/5) kemarin, di Waghete lewat Kepala DPKPO Kabupaten Deiyai, Johanes Adii, S.Pd, ketika dikonfirmasi.
Lebih lanjut dikatakan bapa Alumni Uncen Jayapura ini bahwa kegiatan yang akan di lakukan oleh pihaknya pada hari Senin (31/5) yakni melakukan sosialisasi pengucuran dan penggunaan dana BOS kepada Kepala-Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP serta menginformasikan atau mengumumkan kepada semua staf di kantor bahkan staf dan guru-guru tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK di lapangan untuk akan di lakukan pembayaran uang LP, yang akan di bayarkan untuk dua triwulan pada Selasa (1/6). Dan pelaksanaan pembayarannya akan di lakukan di Aula DPKPO Jalan Trans Waghete II, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai.
“Ada dua hal yang akan di lakukan oleh kami pihak dinas yakni melakukan sosialiasi pengucuran dan penggunaan dana BOS kepada setiap kepala-kepala sekolah tingkat SD dan SMP se Kabupaten Deiyai dan menginformasikan/mengumumkan pembayarana uang LP untuk dua triwulan yang akan di bayarkan pada Selasa (1/6) lusa. Sekali lagi kami harapkan agar adanya kesabaran dari guru-guru mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK sederajat. Sebab masalah uang LP akan diproses dan dicairkan segera dalam minggu ini (itupun kalau tidak ada halangan),”jelasnya.
Ditanya mengenai dana Insentif, Kinerja dan honor guru bantu. Johanes mengatakan bahwa untuk insentif (uang kesejahteraan guru), uang kinerja untuk staf dinas yang bereselon dan honor untuk guru bantu masih akan di pending pembayarannya. Mengingat karena dana-dana tersebut masuk dalam pos dana Otsus. Sementara dana Otsus sendiri masih harus kita tunggu prosesnya dari Pusat dan Provinsi.
“Masalah dana kinerja untuk staf itupun juga akan diproses dalam waktu dekat apabila dana otsus sudah turun ke daerah. Sehingga, jangan terpancing dengan isu-isu yang dikembangkan oleh oknum-oknum tertentu yang ambisi jabatan bahkan memprovokasi keadaan di lapangan. Untuk itu diharapkan bersabar dan melakukan tugas dengan baik.
Apabila ada 1 atau bahkan lebih oknum-oknum yang mempengaruhi guru-guru diharapkan tidak terpancing dan mari kita semua sama-sama menjaga nama baik daerah ini (Kabupaten Deiyai-red), apalagi sementara ini kabupaten Deiyai masih dalam tahap carateker.
Maka itu tidak boleh ada demo tanpa ada alasan-alasan yang tepat, jika adanya demo terus menerus yang tidak berarti, maka yang kita cita-citakan untuk mencapai pada kabupaten devinitif tidak akan terwujud”tambah Adii sembari mengakhiri komentarnya dengan media ini………Semoga !!! (Jemmy Gerson Adii)
Diposkan oleh
putra peteng papua
di
20.37
0
komentar
Label: KEGIATAN PEMKAB DEIYAI, PENDIDIKAN
Hak Guru dan Staf DPKPO Deiyai Dicairkan Segera
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (DPKPO) Kabupaten Deiyai, Johanes Adii, S.Pd mengatakan hak staf di kantor yang dipimpinnya dan para guru akan segera direalisasikan dalam waktu dekat, karena Tim Konsultan Keuangan Daerah dipastikan telah melakukan revisi data Daftar Perincian Anggaran (DPA) dinas bersangkutan.
“Setelah DPA direvisi, kami akan bagikan hak-hak staf dan guru-guru. Jadi, tunggu saja, pasti dalam waktu dekat dananya sudah bisa di cairkan,”katanya kepada media ini, beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.
Johanes mengemukakan hal itu menanggapi keluhan dari guru-guru yang mengabdi di wilayah Kabupaten Deiyai. Para guru mempertanyakan hak-hak yang seharusnya diterima segera.
Pihak dinas, kata Adii, tak mungkin menutup dana Intensif, Kinerja dan dana lauk-pauk dan pos dana lain. Sebenarnya bisa, tetapi karena jumlah staf kantor dan staf lapangan termasuk guru dan kebutuhan lainnya terlalu banyak, maka dana yang dibutuhkan pun dipastikan besar.
“Pos dana DAU dan DAK tidak bisa dikorek lagi, sebab dari dana itu kami sudah programkan kegiatan lainnya. Jadi tunggu pos dana Otsus yang sedang kita perjuangkan,”jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya menaruh perhatian serius pada pengembangan pendidikan di kabupaten pemekaran ini. Meski tantangan yang dihadapi cukup pelik, namun bagi Johanes dengan komitmen dan tekad serta melakukan terobosan atau lobi kepada pemerintah Provinsi dan Pusat, harapan agar pendidikan di Deiyai dapat maju bukan tak mungkin diwujudkan.
“Kita kerja keras supaya pendidikan di daerah ini bisa maju. Kita harap ada perhatian serius dari pemerintah pusat dan provinsi, sehingga sedikit demi sedikit secara perlahan kita tangani pendidikan di Deiyai. Dengan demikian, kualitas dan kuantitasnya semakin baik,”tandas Johanes Adii.
Diakuinya, pembangunan dibidang pendidikan memang bukan pekerjaan ringan. Bukan hanya pembangunan fisik seperti bangunan sekolah, perpustakaan, buku-buku bacaan, tetapi juga persoalan belum meratanya tenaga guru di sekolah-sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Deiyai………Semoga !!! (Jemmy Gerson Adii/Editing: Markus You/Papua Pos Nabire)
Diposkan oleh
putra peteng papua
di
18.47
0
komentar
Label: KEGIATAN PEMKAB DEIYAI, PENDIDIKAN
My Number NPWP
My Daily
About Me
Blog Organisasi
-
Rapat Kerja Sinode GKII Wilayah I Papua - Rapat Kerja I Sinode GKII Wilayah I Papua akan dilaksanakan pada hari Selasa 11-14 Juli 2017 bertempat di Gedung Serba Guna GKII Bethesda yang terletak di ...8 tahun yang lalu
-
Mari Rebut Kembali Pasar. - Peningkatan kehidupan ekonomi masyarakat Papua hingga sampai saat era modern ini perlu mendapat perhatian penuh. Selama ini orang Papua asli hanya menjadi...16 tahun yang lalu
-
-
-
-
Please Your Respon..?
Peta Kunjungan