Menanggapi keluhan bahkan pertanyaan dari guru-guru di lapangan menyangkut dana Insentif, Kinerja, Lauk-Pauk dan lain-lainnya beberapa waktu lalu ketika mereka (guru-guru-red) melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (DPKPO) serta kegiatan pembangunan di kantor bahkan di lapangan, maka kepada Media ini, Kepala DPKPO Kabupaten Deiyai, Johanes Adii, S.Pd, Rabu (11/5) kemarin mengatakan bahwa hingga minggu ini buku Daftar Perincian Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang di serahkan Bupati beberapa waktu lalu ke semua SKPD, dan khususnya DPA untuk Dinas PKPO sementara ini sedang di lakukan revisi oleh Tim Konsultan Keuangan Kabupaten Deiyai di Enarotali, begitupun juga dengan DPA SKPD lainnya, karena ada beberapa data yang salah dimuatkan dalam DPA tersebut.
“Ya, DPA SKPD kami di Dinas PKPO sementara ini sedang di revisi oleh konsultan Keuangan Deiyai. Untuk itu, kami sangat harapkan supaya dalam minggu depan hasil revisi DPA tuntas dan kami sudah bisa dapat mencairkan anggaran (dana) untuk kebutuhan di Kantor seperti ATK bahkan kebutuhan lainnya di lapangan,”jelas mantan mahasiswa Uncen pada Fakultas FISIP angkatan 2002 ini, ketika memberikan keterangan kepada media ini di ruang kerjanya, Rabu (11/5).
Masih dikatakannya, hal lainnya juga termasuk dengan anggaran Insentif, Kinerja, Lauk pauk dan lain-lainnya untuk semua guru-guru, Staf di kantor bahkan Staf di lapangan sudah bisa diterima, itupun kalau anggaran Otonomi Khusus (Otsus) sudah ada dan masuk di dalam kas daerah Deiyai. Karena anggaran yang ada tidak semuanya dari dana alokasi umum (DAU) atau bahkan dana alokasi khusus (DAK) melainkan ada juga dana Otsus. Jadi dana Insentif, Kinerja dan Lauk Pauk itu masuk dalam anggaran Otsus.
“Jadi perlu diketahui oleh semua guru dan staf dilapangan bahwa jangan kita terpancing oleh SKPD lainnya yang sudah terima Insentif dan lain-lain, karena mereka (SKPD) lainnya itu staf-stafnya tidak terlalu banyak dengan demikian bisa di ambil dari pos lainnya, sementara kita di pendidikan sangat banyak sekali staf dilapangan sehingga dana insentif dan lain-lainnya tentunya akan banyak pula, makanya dana insentif itu tidak bisa kami keluarkan dari pos dana DAK atau DAU, karena akan terganggu dengan pos kegiatan yang sudah terprogramkan dalam pos DAK bahkan juga pos DAU.
Maka itu diharapkan untuk kita bersabar dan menungguh proses anggaran Otsus oleh pihak keuangan Daerah, karena minggu ini Pimpinan Keuangan beserta Pimpinan Bappeda tengah melakukan cros cek di jayapura Provinsi Papua.”ujar bapa yang menghabiskan puluhan tahun bekerja sebagai Guru di SMP Negeri 3 Tiom Kabupaten Jayawijaya (yang kini daerah tersebut telah dimekarkan menjadi Kabupaten pemekaran sendiri yakni Kabupaten Lani Jaya)……Semoga !!! (Jemmy Gerson Adii)
PSD Demak
-
Rekor musim ke musim
← Revisi sebelumnya Revisi per 4 Februari 2026 10.21
Baris 61: Baris 61:
* 2022 [[Liga 3]] Peringkat 3 Grup M (Regional Jateng)
* 2...
13 jam yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar