Sekitar ratusan Guru-Guru mulai dari Tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK dan Staf Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (DPKPO) se-Kabupaten Deiyai, pada Senin (31/5) usai mendengarkan Sosialisasi penggunaan dan pengucuran dana BOS oleh Pimpinan DPKPO Kabupaten Deiyai dan Stafnya, guru-guru dan staf tersebut langsung menerima dana Lauk-Pauk (LP) untuk satu triwulan (Empat Bulan, terhitung mulai dari bulan Januari s/d April 2010).
Sebelum dilakukan pembayaran dana LP, aksi unjuk rasa pun terlihat, ketika Pimpinan dan Bendahara DPKPO tiba di Kantor DPKPO Jalan Trans Waghete II, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, siang menjelang sore hari itu. Aksi tersebut sebagaimana dilakukan tepatnya di halaman Kantor DPKPO Waghete II, dan di lakukan oleh beberapa guru yang di mediator oleh salah seorang staf DPKPO Kabupaten Deiyai yang disebut-sebut oleh Guru-Guru tersebut selama ini sebagai provokator di Deiyai, pada hal aksi yang dilancarkan oleh Oknum Staf DPKPO itu hanya memperkeruh keadaan.
Namun aksi yang dilancarkan oleh mereka tidak membawa kekacauan bahkan situasi dan kondisi (sikon) saat itu aman-aman terkendali, hingga akhirnya tepat jam 17.00 WP, Dana LP akhirnya dibayarkan pihak DPKPO kepada seluruh Guru-Guru dan Staf DPKPO se-Kabupaten Deiyai.
Perlu diketahui bahwa ratusan dana atau sekitar 600 juta lebih dana LP, turut dikawal oleh aparat keamanan setempat. Sebagaimana dikawal mulai dari pengambilan di Bank Papua Enarotali hingga sampai dengan proses pembayaran di Kantor DPKPO Waghete II.
Sementara itu, mengenai dana Insentif dan Kondisi Kerja bagi Staf Dinas Bereselon, ketika ditemui media ini, Senin (31/5) usai pembayaran Dana LP, Kepala DPKPO Kabupaten Deiyai, Johanis Adii, S.Pd, mengatakan bahwa untuk dana insentif (uang kesejahteraan guru) dan uang kondisi kerja untuk staf dinas bereselon masih akan di pending (tunda) pembayarannya. Mengingat karena dana-dana tersebut masuk dalam pos dana Otsus. Sementara dana Otsus sendiri masih harus kita tunggu prosesnya dari Pusat dan Provinsi.
Dikatakan Adii dengan tegas, kepada semua Staf dan Guru-Guru di lapangan jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang dikembangkan oleh oknum-oknum tertentu yang memprovokasi keadaan di lapangan. Dan jika ada hal-hal yang kurang jelas mengenai hak-hak masalah keuangan di lingkungan pendidikan, dimohon agar dapat meminta petunjuk atau penjelasan dari Kepala Dinas, supaya informasi akan jelas.
“Kami sebagai Pimpinan salut dengan adanya aksi ini, tetapi kami sangat sesali juga dengan adanya 1 bahkan 2 orang yang sebagai biang provokator hanya untuk memperkeruh keadaan yang akhirnya bisa seperti begini, apalagi yang bersangkutan juga adalah termasuk staf di kantor DPKPO Deiyai, bukan malah memberikan informasi yang baik namun justru malah memberikan keterangan yang kurang baik kepada guru-guru dilapangan.”tambahnya akhiri komentarnya dengan media ini……!!! (jga)
Dayung Sampan
-
Popularitas di luar Indonesia: menambahkan rujukan #1Lib1Ref #1Lib1RefID
← Revisi sebelumnya Revisi per 5 Februari 2026 00.28
Baris 7: Baris 7:
== Popu...
1 jam yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar